KESEHATAN

Pemerintah Kabupaten Kebumen

PENGUMUMAN HASIL TES KOMPETENSI DASAR

PENGUMUMAN

No : 810/3482/2016

HASIL TES KOMPETENSI DASAR

Berdasarkan Surat dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto No : 9168/UN23.14/KS/2016 Tanggal 22 September 2016 tentang Hasil Tes Kompetensi Dasar (TKD) Penerimaan Tenaga Kerja Non PNS RSUD Prembun Kabupaten Kebumen Tahun 2016, dengan ini diumumkan bahwa peserta yang Lolos Tes Kompetensi Dasar dan berhak mengikuti Tes Wawancara adalah sebagai berikut:

Hasil Tes Kemampuan Dasar

atau di menu download

Pengumuman Hasil klarifikasi Berkas dan Desk Berkas Administrasi penerimaan Tenaga Non pegawai Negeri Sipil Rumah Sakit Umum Daerah Prembun Kabupaten Kebumen

PENGUMUMAN

NOMOR: 810/3382

Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Nomor 810/3380 tanggal 16 September 2016 tentang Hasil Klarifikasi dan Desk Berkas Administrasi Penerimaan Tenaga Kerja Non Pegawai Negeri Sipil Rumah Sakit Umum Daerah Prembun Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2016, disampaikan tambahan pelamar yang memenuhi syarat Administrasi dan berhak mengikuti Ujian Tulis adalah sebagai berikut:

Pengumuman Hasil klarifikasi Berkas dan Desk Berkas Administrasi penerimaan Tenaga Non pegawai Negeri Sipil Rumah Sakit Umum Daerah Prembun Kabupaten Kebumen download

atau di menu Download

PENGUMUMAN SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN PEGAWAI NON PNS RSUD PREMBUN KEBUMEN

PENGUMUMAN

NOMOR 810/3300

Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Nomor 810/3290 tanggal 8 september 2016 Tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Tenaga Kerja Non Pegawai Negeri Sipil Rumah Sakit Umum Daerah Prembun Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2016, bahwa yang dinyatakan memenuhi syarat Administrasi dan berhak mengikuti Ujian Tulis adalah sebagai berikut:

 PENGUMUMAN SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN PEGAWAI NON PNS RSUD PREMBUN

atau dimenu download

PENERIMAAN TENAGA KERJA NON PEGAWAI NEGERI SIPIL RSUD PREMBUN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2016

PENGUMUMAN

  NOMOR : 810/3085/2016

TENTANG

PENERIMAAN  TENAGA KERJA NON PEGAWAI NEGERI SIPIL

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PREMBUN KABUPATEN KEBUMEN

TAHUN ANGGARAN 2016

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016 membuka lowongan Tenaga Kerja Non Pegawai Negeri Sipil untuk RSUD Prembun Kabupaten Kebumen.

Selengkapnya dapat dilihat di SINI

Atau di menu Download

AYO JAGA KEBUGARAN

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Mei 2016 di alun-alun Kebumen. Test kebugaran ini untuk mDSCN2286engetahui kebugaran tubuh, seberapa besar oksigen mampu dipacu terhadap paru-paru kita. Kegiatan ini juga diharapkan memotivasi karyawan karyawati untuk berolahraga secara teratur dalam rangka menuju hidup sehat dan menghindari penyakit-penyakit dalam tubuh.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen berencana melakukan tes kebugaran secara rutin terhadap pegawai negeri sipil (PNS). Alasannya, masih banyak PNS yang tingkat kebugarannya kurang. Hal ini dilakukan juga sebagai monitoring untuk mengetahui tingkat kesehatan dan kebugaran PNS secara berkala. Tujuannya untuk melakukan evaluasi pencapaian tingkat kebugaran yang selanjutnya akan dilakukan perbandingan.

Beberapa hal untuk menjaga kebugaran tubuh :

  • Selalu ber “ positif thinking “, di dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang tenang dan sehat juga.
  • Istirahat cukup dan tidur yang cukup dan berkualitas.
  • Olah raga secara teratur
  • Makan makanan cukup serat dan higienes serta tidak berlebihan
  • Penuhi kebutuhan vitamin D dan cairan yang diperlukan tubuh.
  • Dan jangan lupa “ TERSENYUM “ , tersenyum merupakan tips menjaga kesehatan tubuh paling Senyum dapat meningkatkan kekebalan tubuh anda.

ARUM DWILESTARININGSIH,S.Kep.,MMDSCN2279

SIKAT GIGI MASSAL 2500 SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KEBUMEN

Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 di Kabupaten Kebumen dilaksanakan kegiatan sikat gigi massal 2500 siswa SD di Kabupaten Kebumen. Merupakan salah satu kegiatan promosi kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.

Promosi Kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran bersama masyarakat, khususnya masyarakat pendidikan di sekolah. Promosi kesehatan ini dilakukan agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber pada masyarakat, sesuai dengan kondisi sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan secara internal maupun lingkungannya yang berwawasan kesehatan. Dalam konteks menolong diri sendiri dimaksudkan bahwa masyarakat sekolah mampu berperilaku mencegah timbulnya masalah-masalah kesehatan, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan serta mampu pula mengatasi apabila masalah kesehatan tersebut terlanjur terjadi di lingkungan mereka.

Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah yaitu : Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olahraga yang teratur dan terukur,  memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan, membuang sampah pada tempatnya.

Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan kebersihan dengan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun oleh manusia untuk menjadi bersih dan memutuskan mata rantai mikroorganisme sebagai sumber penyakit. Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit, hal ini dilakukan karena tangan seringkali menjadi pembawa mikroorganisme dan menyebabkan mikroorganisme berpindah dari satu orang ke orang lain, baik dengan kontak langsung ataupun kontak tidak langsung (menggunakan permukaan-permukaan lain seperti handuk, gelas, dan lain sebagainya).sikat gigi

Selain mencuci tangan, menggosok gigi adalah tindakan yang perlu diajarkan kepada anak-anak sehingga dapat menjadi suatu kebiasaan yang baik dan sehat. Menggosok gigi merupakan cara yang paling mudah dan efektif untuk menjaga kebersihan gigi dan gusi dari plak dan sisa makanan. Menyikat gigi harus dilakukan dengan baik dan benar agar debris atau sisa makanan benar-benar dapat dihilangkan dari permukaan gigi.

(Arum Dwilestariningsih, S.Kep,MM)

 

TEST KEBUGARAN CALON JEMAAH HAJI KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2016

 

Pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia sudah mulai dipersiapkan. Sebagai rukun Islam ke-5 merupakan kewajiban umat Islam karena Allah SWT dan menurut Surat Al Imran ayat 97 merupakan kewajiban bagi orang-orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah yaitu mampu dalam pembiayaan, pengetahuan, kesehatan jasmani dan rohani. Kemampuan jasmani dan rohani merupakan salah satu syarat kelayakan untuk beribadah haji (istithoah) berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari penyelenggaraan ibadah haji.

IMG-20160513-WA0002  Kesehatan  adalah modal dalam perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi kesehatan yang sangat memadai niscaya kekhusukan pencapaian ritual peribadatan tidak optimal. Oleh karena itu setiap calon jemaah haji harus memiliki kemampuan fisik yang memadai atau memiliki kebugaran yang baik.

Kekhusukan dan kenikmatan melaksanakan ibadah haji salah satunya ditentukan oleh kesehatan CJH yang sangat prima. Kesehatan yang prima ditentukan oleh kebugaran jasmani.Kebugaran jasmani yang baik merupakan salah satu modal untuk mendapatkan haji yang mabrur.

Pada hari Sabtu, 23 April 2016, 250 calon jemaah haji Kabupaten Kebumen melaksanakan test kebugaran calon jemaah di alun-alun Kebumen. Test kebugaran calon jemaah haji dilaksanakan oleh Tim Test Kebugaran Haji Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Tahun 2016IMG-20160513-WA0001 dengan menggunkan metode rockport. Yaitu masing-masing Calon Jemaah Haji diwajibkan melakukan lari IMG-20160513-WA0004atau jalan kaki sejauh 1,6 KM, yang sebelumnya Calon Jemaah Haji harus mengisi formulir part Q & You dan diukur Tekanan Darah dan nadi serta IMT. Serta dilakukan pemanasan secara bersama-sama yang diinsturkturi oleh instruktur kebugaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.

Dengan mengetahui kebugarannya diharapkan Calon Jemaah Haji bisa meningkatkan kebugarannya dengan latihan mandiri. Selain gerakan- gerakan sederhana yang sudah dilatih oleh instruktur,  juga diberikan pelatihan senam haji yang bisa dilakukan secara mandiri. Dengan demikian kesiapan Calon Jemaah Haji untuk melaksanakan ibadah haji bisa lebih optimal.

ARUM DWILESTARININGSIH,S.Kep.,MM

Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Kabupaten Kebumen Tahun 2016 oleh Bupati Kebumen

Pekan Imun2isasi (PIN) Polio 2016 adalah program nasional pemberian imunisasi polio kepada seluruh balita yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan balita terhadap penyakit polio. World Health Organization (WHO) menyatakan saat ini penyakit polio sudah diberantas secara global hingga 99%, dengan demikian hanya tinggal 1% menuju eradikasi polio. Di Indonesia sendiri kasus polio sudah tidak ada sejak tahun 2006. WHO pun telah menyatakan Indonesia sebagai negara bebas polio pada tahun 2014.

Program PIN polio masih wajib diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah Indonesia untuk mewujudkan dunia bebas polio pada tahun 2020. PIN polio 2016 diberikan pada anak berusia 0-59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.  Imunisasi ini diberikan dalam bentuk tetes dengan dosis dua tetes kepada balita dan dapat diperoleh gratis serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 8 sampai dengan 15 Maret 2016.

Pelaksanaan PIN polio di Kabupaten Kebumen serentak dilaksanakan di seluruh wilayah kabupaten Kebumen. Untuk kegiatan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional Polio Kabupaten Kebumen tahun 2016 dipusatkan di balai desa Karangduwur, kecamatan Petanahan dan dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Ir. H.M Yahya Fuad, SE. Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati kebumen dan istri, ketua Tim Penggerak PKK kabupaten, Wakapolres, Kepala kejaksanaan negeri, kepala DPRD, Staf ahli bupati, Ibu Adi Pandoyo, Ketua Komisi B DPRD, Direktur RS Dr Soedirman, Muspika se-kecamatan Petanahan, kepala Puskesmas Petanahan, Klirong, dan Puring, Kepala BRI dan BPD Kebumen, kader kesehatan se-Kecamatan Petanahan, serta berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan PIN polio di kabupaten Kebumen ini merupakan salah satu program yang merupakan pemenuhan amanah UU no 36 tahun 2009 yang menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan untuk mencegah terjadinya penyakit yg dapat dihindari melalui imunisasi. Program ini juga selaras dengan visi-misi Bupati Kebumen. Bupati Kebumen dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pekan Imunisasi Nasional ini secara serentak dari hari ini sampai tanggal 15 Maret 2016, mongo sami-sami ke pos PIN untuk memberikan vaksin ke buah hati. Lebih baik mencegah dengan imunisasi daripada mudah terkena penyakit polio.

Dalam acara ini Bupati Kebumen memberikan imunisasi Polio kepada balita yang hadir dengan didampingi oleh masing-masing orang tuanya. Setelah balita diberikan vaksin lalu ditandai dengan tinta warna biru di jari kelingking.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, dr. Hj. Y. Rini Kristiani, M.Kes melaporkan bahwa sasaran PIN polio 2016 adalah sebanyak 88.291 anak usia 0 s.d 59 bulan (tanpa memandang status imunisasi), termasuk pendatang. Anak yang tidak datang dan belum mendapatkan imunisasi pada saat hari “H” harus dikunjungi (sweeping) dan diberikan imunisasi polio dalam kurun waktu maksimal 3 hari. Target pencapaian imunisasi polio ini adalah setinggi mungkin yaitu ≥ 95%. Logistik pelaksanaan program ini yaitu ada vaksin sejumlah 5.150 vial (Prov / Pusat), 429 buah vaksin carrier dan melibatkan 1297 pos pin, 790 petugas nakes/vaksinator, 96 nakes supervisor dan 6.221 kader kesehatan.

Mengingat pentingnya kegiatan PIN Polio 2016 ini, maka penting bagi kita untuk turut mendukung mendukung keberhasilan kegiatan ini dengan menyebarluaskan informasi mengenai PIN 2016 kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat di sekitar kita khususnya yang memiliki balita (0-59 bulan) untuk segera mengimunisasikan anaknya pada tanggal 8-15 Maret 2016. Melalui upaya ini diharapkan status eradikasi polio di Indonesia dapat dipertahankan.

Emi Marfuqoh, S.KM

1DSCN0419

1 2 3 7