KESEHATAN

Pemerintah Kabupaten Kebumen

Kepala Dinas Kesehatan

dr. Hj. YOHANITA RINI KRISTIANI, M.Kes
dr. Hj. YOHANITA RINI KRISTIANI, M.Kes

Categories

  • User Online: 3
  • Today Visit: 869
  • Today Visitor: 414
  • Yesterday Visit: 3,375
  • Week Visit: 70,291
  • Month Visit: 98,894
  • Years Visit: 283,991
  • Total Visit: 284,075
August 2016
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

PENERIMAAN TENAGA KERJA NON PEGAWAI NEGERI SIPIL RSUD PREMBUN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2016

PENGUMUMAN

  NOMOR : 810/3085/2016

TENTANG

PENERIMAAN  TENAGA KERJA NON PEGAWAI NEGERI SIPIL

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PREMBUN KABUPATEN KEBUMEN

TAHUN ANGGARAN 2016

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016 membuka lowongan Tenaga Kerja Non Pegawai Negeri Sipil untuk RSUD Prembun Kabupaten Kebumen.

Selengkapnya dapat dilihat di SINI

Atau di menu Download

AYO JAGA KEBUGARAN

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Mei 2016 di alun-alun Kebumen. Test kebugaran ini untuk mDSCN2286engetahui kebugaran tubuh, seberapa besar oksigen mampu dipacu terhadap paru-paru kita. Kegiatan ini juga diharapkan memotivasi karyawan karyawati untuk berolahraga secara teratur dalam rangka menuju hidup sehat dan menghindari penyakit-penyakit dalam tubuh.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen berencana melakukan tes kebugaran secara rutin terhadap pegawai negeri sipil (PNS). Alasannya, masih banyak PNS yang tingkat kebugarannya kurang. Hal ini dilakukan juga sebagai monitoring untuk mengetahui tingkat kesehatan dan kebugaran PNS secara berkala. Tujuannya untuk melakukan evaluasi pencapaian tingkat kebugaran yang selanjutnya akan dilakukan perbandingan.

Beberapa hal untuk menjaga kebugaran tubuh :

  • Selalu ber “ positif thinking “, di dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang tenang dan sehat juga.
  • Istirahat cukup dan tidur yang cukup dan berkualitas.
  • Olah raga secara teratur
  • Makan makanan cukup serat dan higienes serta tidak berlebihan
  • Penuhi kebutuhan vitamin D dan cairan yang diperlukan tubuh.
  • Dan jangan lupa “ TERSENYUM “ , tersenyum merupakan tips menjaga kesehatan tubuh paling Senyum dapat meningkatkan kekebalan tubuh anda.

ARUM DWILESTARININGSIH,S.Kep.,MMDSCN2279

SIKAT GIGI MASSAL 2500 SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KEBUMEN

Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 di Kabupaten Kebumen dilaksanakan kegiatan sikat gigi massal 2500 siswa SD di Kabupaten Kebumen. Merupakan salah satu kegiatan promosi kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.

Promosi Kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran bersama masyarakat, khususnya masyarakat pendidikan di sekolah. Promosi kesehatan ini dilakukan agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber pada masyarakat, sesuai dengan kondisi sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan secara internal maupun lingkungannya yang berwawasan kesehatan. Dalam konteks menolong diri sendiri dimaksudkan bahwa masyarakat sekolah mampu berperilaku mencegah timbulnya masalah-masalah kesehatan, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan serta mampu pula mengatasi apabila masalah kesehatan tersebut terlanjur terjadi di lingkungan mereka.

Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah yaitu : Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olahraga yang teratur dan terukur,  memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan, membuang sampah pada tempatnya.

Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan kebersihan dengan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun oleh manusia untuk menjadi bersih dan memutuskan mata rantai mikroorganisme sebagai sumber penyakit. Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit, hal ini dilakukan karena tangan seringkali menjadi pembawa mikroorganisme dan menyebabkan mikroorganisme berpindah dari satu orang ke orang lain, baik dengan kontak langsung ataupun kontak tidak langsung (menggunakan permukaan-permukaan lain seperti handuk, gelas, dan lain sebagainya).sikat gigi

Selain mencuci tangan, menggosok gigi adalah tindakan yang perlu diajarkan kepada anak-anak sehingga dapat menjadi suatu kebiasaan yang baik dan sehat. Menggosok gigi merupakan cara yang paling mudah dan efektif untuk menjaga kebersihan gigi dan gusi dari plak dan sisa makanan. Menyikat gigi harus dilakukan dengan baik dan benar agar debris atau sisa makanan benar-benar dapat dihilangkan dari permukaan gigi.

(Arum Dwilestariningsih, S.Kep,MM)

 

TEST KEBUGARAN CALON JEMAAH HAJI KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2016

 

Pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia sudah mulai dipersiapkan. Sebagai rukun Islam ke-5 merupakan kewajiban umat Islam karena Allah SWT dan menurut Surat Al Imran ayat 97 merupakan kewajiban bagi orang-orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah yaitu mampu dalam pembiayaan, pengetahuan, kesehatan jasmani dan rohani. Kemampuan jasmani dan rohani merupakan salah satu syarat kelayakan untuk beribadah haji (istithoah) berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari penyelenggaraan ibadah haji.

IMG-20160513-WA0002  Kesehatan  adalah modal dalam perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi kesehatan yang sangat memadai niscaya kekhusukan pencapaian ritual peribadatan tidak optimal. Oleh karena itu setiap calon jemaah haji harus memiliki kemampuan fisik yang memadai atau memiliki kebugaran yang baik.

Kekhusukan dan kenikmatan melaksanakan ibadah haji salah satunya ditentukan oleh kesehatan CJH yang sangat prima. Kesehatan yang prima ditentukan oleh kebugaran jasmani.Kebugaran jasmani yang baik merupakan salah satu modal untuk mendapatkan haji yang mabrur.

Pada hari Sabtu, 23 April 2016, 250 calon jemaah haji Kabupaten Kebumen melaksanakan test kebugaran calon jemaah di alun-alun Kebumen. Test kebugaran calon jemaah haji dilaksanakan oleh Tim Test Kebugaran Haji Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Tahun 2016IMG-20160513-WA0001 dengan menggunkan metode rockport. Yaitu masing-masing Calon Jemaah Haji diwajibkan melakukan lari IMG-20160513-WA0004atau jalan kaki sejauh 1,6 KM, yang sebelumnya Calon Jemaah Haji harus mengisi formulir part Q & You dan diukur Tekanan Darah dan nadi serta IMT. Serta dilakukan pemanasan secara bersama-sama yang diinsturkturi oleh instruktur kebugaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.

Dengan mengetahui kebugarannya diharapkan Calon Jemaah Haji bisa meningkatkan kebugarannya dengan latihan mandiri. Selain gerakan- gerakan sederhana yang sudah dilatih oleh instruktur,  juga diberikan pelatihan senam haji yang bisa dilakukan secara mandiri. Dengan demikian kesiapan Calon Jemaah Haji untuk melaksanakan ibadah haji bisa lebih optimal.

ARUM DWILESTARININGSIH,S.Kep.,MM

Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Kabupaten Kebumen Tahun 2016 oleh Bupati Kebumen

Pekan Imun2isasi (PIN) Polio 2016 adalah program nasional pemberian imunisasi polio kepada seluruh balita yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan balita terhadap penyakit polio. World Health Organization (WHO) menyatakan saat ini penyakit polio sudah diberantas secara global hingga 99%, dengan demikian hanya tinggal 1% menuju eradikasi polio. Di Indonesia sendiri kasus polio sudah tidak ada sejak tahun 2006. WHO pun telah menyatakan Indonesia sebagai negara bebas polio pada tahun 2014.

Program PIN polio masih wajib diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah Indonesia untuk mewujudkan dunia bebas polio pada tahun 2020. PIN polio 2016 diberikan pada anak berusia 0-59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.  Imunisasi ini diberikan dalam bentuk tetes dengan dosis dua tetes kepada balita dan dapat diperoleh gratis serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 8 sampai dengan 15 Maret 2016.

Pelaksanaan PIN polio di Kabupaten Kebumen serentak dilaksanakan di seluruh wilayah kabupaten Kebumen. Untuk kegiatan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional Polio Kabupaten Kebumen tahun 2016 dipusatkan di balai desa Karangduwur, kecamatan Petanahan dan dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Ir. H.M Yahya Fuad, SE. Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati kebumen dan istri, ketua Tim Penggerak PKK kabupaten, Wakapolres, Kepala kejaksanaan negeri, kepala DPRD, Staf ahli bupati, Ibu Adi Pandoyo, Ketua Komisi B DPRD, Direktur RS Dr Soedirman, Muspika se-kecamatan Petanahan, kepala Puskesmas Petanahan, Klirong, dan Puring, Kepala BRI dan BPD Kebumen, kader kesehatan se-Kecamatan Petanahan, serta berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan PIN polio di kabupaten Kebumen ini merupakan salah satu program yang merupakan pemenuhan amanah UU no 36 tahun 2009 yang menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan untuk mencegah terjadinya penyakit yg dapat dihindari melalui imunisasi. Program ini juga selaras dengan visi-misi Bupati Kebumen. Bupati Kebumen dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pekan Imunisasi Nasional ini secara serentak dari hari ini sampai tanggal 15 Maret 2016, mongo sami-sami ke pos PIN untuk memberikan vaksin ke buah hati. Lebih baik mencegah dengan imunisasi daripada mudah terkena penyakit polio.

Dalam acara ini Bupati Kebumen memberikan imunisasi Polio kepada balita yang hadir dengan didampingi oleh masing-masing orang tuanya. Setelah balita diberikan vaksin lalu ditandai dengan tinta warna biru di jari kelingking.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, dr. Hj. Y. Rini Kristiani, M.Kes melaporkan bahwa sasaran PIN polio 2016 adalah sebanyak 88.291 anak usia 0 s.d 59 bulan (tanpa memandang status imunisasi), termasuk pendatang. Anak yang tidak datang dan belum mendapatkan imunisasi pada saat hari “H” harus dikunjungi (sweeping) dan diberikan imunisasi polio dalam kurun waktu maksimal 3 hari. Target pencapaian imunisasi polio ini adalah setinggi mungkin yaitu ≥ 95%. Logistik pelaksanaan program ini yaitu ada vaksin sejumlah 5.150 vial (Prov / Pusat), 429 buah vaksin carrier dan melibatkan 1297 pos pin, 790 petugas nakes/vaksinator, 96 nakes supervisor dan 6.221 kader kesehatan.

Mengingat pentingnya kegiatan PIN Polio 2016 ini, maka penting bagi kita untuk turut mendukung mendukung keberhasilan kegiatan ini dengan menyebarluaskan informasi mengenai PIN 2016 kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat di sekitar kita khususnya yang memiliki balita (0-59 bulan) untuk segera mengimunisasikan anaknya pada tanggal 8-15 Maret 2016. Melalui upaya ini diharapkan status eradikasi polio di Indonesia dapat dipertahankan.

Emi Marfuqoh, S.KM

1DSCN0419

Yuk ke Pos PIN

“Jangan lupa ya, 8 sampai 15 Maret”, kalimat itu hampir seluruh masyarakat hafal. Ya, sengaja pemerintah pada Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang disiarkan melalui media eletronik mengulang-ulang waktu pelaksanaan agar tidak ada masyarakat yang melewatkan moment tersebut. Lalu mengapa yang diberikan hanya imunisasi Polio pada saat PIN?

Polio merupakan penyakit menular yang disebabkan infeksi virus Polio.Polio menyebabkan kelumpuhan permanen dan dapat menyebabkan kematian pada semua usia, terutama usia kurang dari 3 tahun. Virus ini menyebar melalui percikan ludah atau kontak makanan/minuman dan tangan yang terkontaminasi tinja dari orang yang terinfeksi Polio.1

Wilayah SEARO (South East Asia Region) atau Asia Tenggara termasuk didalamnya Indonesia sudah mendapatkan sertifikat bebas Polio pada 27 Maret 2014. Tetapi bukan tidak mungkin Indonesia akan mendapatkan kasus Polio impor mengingat masih ada 3 negara endemis Polio yaitu Pakistan, Afganistan dan Nigeria (data WHO sampai dengan 29 Juli 2014). Dunia sepakat Eradikasi Polio Global bisa tercapai pada tahun 2018.

Cakupan imunisasi Polio di beberapa daerah di Indonesia masih rendah, terutama di luar Jawa, kesenjangan ini bisa menyebabkan herd immunity anak Indonesia terhadap Polio sangat rendah. PIN hadir sebagai sarana untuk memperkecil kesenjangan cakupan imunisasi antar daerah di Indonesia sehingga herd immunity anak Indonesia terhadap Polio tinggi.

Efektivitas vaksin Polio sudah tidak perlu diragukan lagi, pada tahun 1988 terdapat 125 negara endemis Polio dan dengan imunisasi rutin yang kontinu sampai sekarang hanya tersisa 3 negara endemis. Yang lebih membanggakan lagi 2 per tiga kebutuhan vaksin Polio di dunia dipasok oleh PT Bio Farma, Indonesia. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu membawa anak balitanya ke Pos PIN terdekat bahkan sampai dengan mempertanyakan halal haramnya vaksin karena secara resmi MUI mengeluarkan fatwa MUI no. 4 Tahun 2016 sebagai dukungan resmi terhadap PIN yang diselenggarakan oleh pemerintah. Perlu diketahui juga oleh masyarakat bahwa sampai dengan sekarang belum ada peraturan pelabelan halal pada produk vaksin.

Imunisasi Polio yang diberikan pada saat PIN adalah bonus bagi balita yang sudah mendapatkan imunisasi Polio lengkap sebanyak 4 kali, dan tidak perlu kuatir dengan overdosis vaksin karena vaksin bukan obat.

Jadi tunggu apa lagi, Yuk ke Pos PIN terdekat, 8 sampai 15 Maret

(Desi Frageti, SKM)

Kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen pada Kasus Gizi Buruk

IMG-20160302-WA0003

Gizi buruk atau malnutrsi merupakan suatu keadaan yang dialami seseorang karena kurangnya asupan nutrisi (karbohidrat, protein serta kalori) atau jumlah nutrisi yang ada masih dibawah standar. Kasus gizi buruk paling banyak terjadi pada anak dan balita. Gizi buruk sendiri masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang merupakan pekerjaan besar bangsa Indonesia.

Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masalah gizi buruk di Kabupaten Kebumen, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen melakukan Kunjungan pada Kasus BalitIMG-20160302-WA0002IMG-20160302-WA0004a Gizi Buruk di RSUD dr Soedirman pada Rabu 2 Maret 2016. Kunjungan ini didampingi Oleh ketua Persit (Persatuan Istri Prajurit) Cabang Kebumen dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.

Di Kabupaten Kebumen jumlah kasus Gizi Buruk di tahun 2015 mengalami penurunan yaitu dari 10 kasus di tahun 2014 menjadi 9 kasus pada tahun 2015. Penurunan angka ini menjadi motivasi untuk lebih dapat meningkatkan program penanganan masalah gizi buruk di Kabupaten Kebumen. Salah satu program di Dinas Kesehatan dalam penanganan masalah Gizi Buruk adalah dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) untuk bayi dan balita kurang gizi dari keluarga miskin (Gakin).

Emi Marfuqoh, S.KM

“Program Unggulan 100 Hari Pertama Bupati dan Wakil Bupati Kebumen : Ambulance Gratis, Kawasan Tanpa Rokok, dan Gerakan Sayang Ibu”

 

 

DSCN0297

Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian yang luar biasa dalam upaya peningkatan derajat kesehatan dan pengurangan kemiskinan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kebumen meluncurkan berbagai program unggulan bidang kesehatan. Program unggulan ini meliputi Ambulance Gratis, Kawasan Tanpa Rokok, dan Gerakan Sayang Ibu.

Peluncuran kegiatan yang terlingkup dalam Program Unggulan 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen periode 2016 – 2021 ini berlangsung tanggal 2 Maret 2016 di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati kebumen, Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daera Kebumen, Kepala SKPD, Direktur Rumah Sakit, Kepala UPT Dinas Kesehatan Kebumen, Camat, dan organisasi masyarakat di Kabupaten Kebumen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, dr. Hj. Y. Rini Kristiani, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ambulance Gratis bagi masyarakat adalah layanan transportasi rujukan kesehatan dari wilayah / lapangan ke Pusk Rawat Inap atau ke RS Rujukan dalam Kabupaten pada kasus kegawatan daruratan baik kasus obstetri neonatal (ibu hamil dan bayi baru lahir), bencana, Kejadian Luar Biasa (KLB), serta kegawatdaruratan lain yang membutuhkan penanganan cepat dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI dan AKB) serta life saving.

Ambulance Online ini terdiri atas: Call Center / Pusat Layanan di Dinas Kesehatan dengan no telp. (0287) 383222 yang beroperasi selama 24 jam dan dilengkapi perangkat hard ware dan soft ware yang terhubung dengan seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit dalam Kabupaten; Mobil Ambulance sejumlah 45 unit (35 unit Puskesmas, 8 unit Rumah Sakit, 1 unit PMI, 1 unit UPT P2K) yang dilengkapi dengan GPS sehingga dapat terpantau posisinya; SDM terdiri operator, driver, medis / paramedis ( Dinkes, Puskesmas dan Rumah Sakit). Dalam acara ini disimulaskan langsung operasional Ambulan Gratis mulai dari telepon permintaan Ambulance hingga pasien sampai di tempat rujukan.

Gerakan Sayang Ibu merupakan upaya untuk Ibu hamil, melahirkan dan pasca persalinan dalam upaya menekan AKI dan AKB. Kegiatan yang dilakukan antara lain : Pendampingan ibu hamil oleh masy / kader / petugas kesehatan dan mahasiswa (OSOC) untuk melaksanakan P4K, Kelas Ibu Hamil, tabungan ibu bersalin (Tabulin) dan inovasi terbaru saat ini adalah pemberian Gelang Ibu Hamil. Pemakaian Gelang Ibu hamil sebagai tanda / bukti bahwa bumil tersebut sudah pernah kontak dan dalam pengawasan tenaga kesehatan (Bidan). Gelang ibu hamil ada 3 warna : Hijau untuk semua ibu hamil, kuning untuk bumil resiko tinggi non maskin dan merah untuk bumil resiko tinggi maskin. Semua fasilitas kesehatan (Pusk dan RS) wajib memprioritaskan pelayanan bagi bumil yang mengenakan Gelang Ibu Hamil terutama yang berwarna kuning dan merah. Peluncuran Program Gelang Ibu Hamil ini ditandai dengan pemakaian gelang pada ibu hamil oleh Bupati Kebumen, Ir. H.M Yahya Fuad, SE.

Inovasi lain yang merupakan program unggulan bidang kesehatan Kabupaten Kebumen adalah Kawasan Tanpa Rokok (KTR), seperti amanat yang tertuang dalam UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah No 109 tahun 2015 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat aditiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan.

Kawasan tanpa rokok merupakan area yang dinyatakan, dilarang, untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan, dan/atau mempromosikan produk tembakau. Kawasan tanpa rokok di Kabupaten kebumen anatara lain meliputi: Fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum dan tempat kerja. Tujuan penetapan KTR adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan dari bahaya / dampak asap rokok dan meningkatkan perekonomian keluarga dengan mengurangi konsumsi rokok. Implementasi Kawasan tanpa Rokok ini adalah telah terbit Surat Edaran Bupati Kebumen tentang Kawasan Tanpa Rokok dilengkapi stiker anti merokok dan ruang merokok yang disampaikan pada acara ini.

Sebagai rangkaian Program unggulan dalam 100 hari pertama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021 bidang kesehatan juga dilaksanakan: Penyerahan Surat Keputusan Bupati tentang Puskesmas PONED (11 Puskesmas Rawat Inap), Penyerahan 1 (satu) unit mobil ambulance untuk Puskesmas Kebumen I, dan Penandatanganan MOU Bupati dengan Rumah Sakit tentang pemberian Akte Kelahiran bagi Bayi Baru Lahir.

Berbagai rangkaian acara yang selaras dengan visi misi Bupati Kebumen ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Kebumen secara maksimal, seperti halnya yang disampaiakan Bupati Kebumen H.M.Fuad Yahya, SE  dalam sambutannya bahwa kegiatan ini harus disosialisasikan ke masyarakat agar bisa segera diamanfaatkan dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan umat.

 

Emi Marfuqoh, S.KM

1 2 3 6